🥊 Jenis Budaya Indonesia Yang Pernah Tampil Di Luar Negeri Adalah
Komikmodern di Indonesia muncul sekitar 1930-an. Pada waktu itu, komik masih berupa gambar lerang bersambung yang dimuat dalam surat khabar dan majalah. Baru sekitar 1950-an, komik Indonesia tampil dalam bentuk buku. Bahkan sampai akhir 1970-an, di keraton Yogyakarta, masih dilakukan penggubahan naskhah-naskhah tertulis dalam bentuk gambar
Tidakhanya di luar negeri, kerangka manusia purba juga beberapa kali ditemukan di Indonesia, jumlahnya mencapai 8 fosil dengan ciri dan khasnya tersendiri. Agar terdokumentasi, para arkeolog lantas membagi manusia purba Indonesia ke dalam 8 jenis sebagai berikut, mengutip Ruang Guru, Sabtu (12/6/2021). 1.
JunaidiMuslim tampak handal dalam permainan perkusi seperti menyulap suara perkusi menjadi berbagai warna dan jenis bunyi di luar imajinasi konvensional. Punakawan lainnya, Jubing Kristianto adalah gitaris legendaris yang pernah 4 kali Juara Festival Gitar Indonesia dan pemenang Distinguished Award Festival Gitar Asia di Hongkong.
Vokalis band The Temper Trap, Dougy Mandagi, mendadak disorot seiring dengan digelarnya festival musik Coachella 2022 di California, Amerika Serikat.. Hal itu karena Dougy Mandagi pernah tampil di Coachella, yang mana menandai sejarah sebagai musisi pria pertama asal Indonesia yang manggung di festival musik terbesar Amerika Serikat itu.
Selainbarang dan jasa, banyak juga budaya terutama budaya seni indonesia yang telah tampil di luar negeri dalam rangka misi kebudayaan internasional. Namun indonesia bisa mempersatukan berbagai keragaman tersebut sesuai dengan semboyan negara indonesia yaitu "bhineka tunggal ika" yang artinya. Pertunjukan Teater Indonesia yang Tampil di
Hasilkaryanya tentang musik dangdut bisa kamu baca lewat buku yang berjudul "Dangdut, Musik, Identitas, dan Budaya Indonesia." 4. Disukai orang dalam negeri sampai luar negeri. Dangdut ternyata cukup digemari oleh orang-orang di luar Indonesia. Di Jepang ada OM RANEMA (Orkes Melayu Rakyat Negeri Matahari). Ada juga funkot, sebuah jenis musik
BudayaIndonesia cukup terkenal di luar negeri. Bahkan beberapa orang ada yang menyukai kebudayaan Indonesia loh. Berikut adalah kebudayaan Indonesia yang terkenal sampai ke luar negeri. 1. Keris. Pada 25 November 2015 silam, UNESCO mengakui keris sebagai 'Masterpiece of the Oral dan Intangible Heritage of Humanity'. Keris sendiri merupakan
Sayakurang tahu dengan sekolah di luar negeri lainnya, tapi di SMA yang sedang saya jalani saat ini Ini adalah kejutan budaya terbesar yang pernah saya alami dan masih sering saya lihat pada teman-teman Amerika saya. Tolong habiskan semua makananmu atau bawalah pulang atau dibagi atau sisakan saja sehingga kamu tidak perlu membuangnya
Gerbangkota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. 6.Kuda Lumping
Anggunadalah artis Indonesia yang albumnya paling banyak terjual di luar negeri. Ia juga merupakan salah satu musisi Asia yang paling laris dieksport. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah tampil bersama sejumlah musisi internasional papan atas seperti Julio Iglesias, Bryan Adams, Pras dari The Fugees, dan Michael Bolton.
Liputan6com, Jakarta Kamus Besar Bahasa Indonesia menerjemahkan pengertian ancaman secara umum adalah usaha yang dilaksanakan secara konsepsional melalui tindakan politik dan atau kejahatan. Lebih lanjut, pengertian ancaman adalah segala yang diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa. Ancaman bisa dilakukan secara individu dan kelompok.
Budayaluhur daerah Nusantara yang pernah tampil di pentas internasional adalah kesenian. 1 month ago. Komentar: 0. Hal demikian dapat kita lihat dari beberapa kegiatan di masyarakat misalnya ketika ada perayaan, baik hajatan (pesta kenduri) dalam rangka khitanan, pernikahan dan lain-lain adakalanya diriingi dengan pertunjukan wayang golek
C2eC. Budaya Indonesia Di Luar Negeri – Indonesia memiliki ragam budaya yang menakjubkan dan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Wisatawan mancanegara seringkali menyukai budaya asli Indonesia, sehingga tertarik untuk mempelajari dan menyebarkannya di negara asalnya. Selain itu, pemerintah kita juga terus aktif mengadakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan budaya Indonesia ke seluruh dunia. Alhasil, beberapa warisan leluhur Kepulauan Barat kini memiliki reputasi global yang membanggakan. Selanjutnya, Perjalanan. Kami menyediakan daftar lima budaya asli Indonesia yang terkenal di luar 25 November 2015, UNESCO mengakui keris tersebut sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity’. Keris sendiri merupakan senjata tradisional Indonesia yang juga sering dikaitkan dengan kekuatan mistis. Bahan pembuatan keris tidak sembarangan. Menurut beberapa sumber, senjata tajam yang digunakan sejak abad ke-9 mengandung titanium dan juga menggunakan bahan logam dari meteorit. Bagi yang ingin mengetahui lebih jauh tentang keris, Anda bisa mengunjungi Museum Keris di Surakarta, Jawa Tengah. Tempat ini baru diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Agustus 2017 budaya Indonesia mendapat pengakuan dari UNESCO. Pada 19 Januari 2011, angklung dinyatakan sebagai bagian dari Warisan Dunia. Pemerintah Indonesia juga mendapat sertifikat khusus untuk ini. Hal inilah yang perlahan membuat popularitas angklung meningkat. Alat musik khas Jawa Barat yang dimainkan dengan cara digoyang ini konon mulai diajarkan kepada anak-anak di Korea Selatan, Jepang, dan Malaysia. Di Indonesia sendiri, tempat pertunjukan angklung sangat terkenal di Saung Angklung Udjo. Letaknya di Bandung tepatnya di Jalan Padasuka, Pasirlayung, Cibeunying Punya Budaya Yang Beragam, Ini 6 Budaya Indonesia Yang Terkenal Di Dunia InternasionalKesenian wayang telah dimasukkan oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya dunia sejak tahun 2003. Banyak juga turis mancanegara yang tertarik mempelajari dunia wayang saat sedang berkunjung ke Indonesia’. Pemerintah Indonesia juga telah melakukan upaya signifikan untuk mempromosikan wayang ke luar negeri. KBRI Canberra, Australia, misalnya, hampir rutin menyelenggarakan pertunjukan wayang setiap tahunnya dan selalu disambut hangat oleh warga Negeri Kanguru negara Indonesia dibuat bahagia pada Oktober 2009 silam. UNESCO secara resmi mengakui batik sebagai bagian dari Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Hal ini membuat batik semakin populer. Pemerintah pun sepakat menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Batik kini menjadi oleh-oleh yang populer bagi wisatawan mancanegara. Bahkan Presiden Jokowi pernah mengajak Presiden Korea Selatan, Moon Jae-In, untuk berbelanja batik di Bogor Trade Mall pada November 2017 mungkin semakin populer di kalangan anak muda India, tetapi tidak demikian halnya di luar negeri. Minat terhadap alat musik tradisional Jawa dan Bali lebih besar lagi di luar pulau. Di New Zealand School of Music, misalnya, gamelan dijadikan bagian dari kurikulum reguler. Pada saat yang sama di Jepang, Amerika Serikat dan Singapura, beberapa lembaga pendidikan mulai mengajarkan dasar-dasar gamelan kepada siswanya, meski belum menjadikannya kurikulum Music Museum di Vermilion, South Dakota, Amerika Serikat, bahkan menampilkan satu set gamelan di salah satu sudut ruangan pameran. Alat musik tradisional ini dengan cepat diasosiasikan dengan alat musik tradisional Indonesia lainnya seperti rebana dan Lunturnya Nasionalisme, Budaya Indonesia Tidak Boleh Kalah Dengan Budaya Luar NegeriBudaya Indonesia tampaknya cukup menakjubkan, bukan? Setelah membaca ulasan di atas, Anda benar-benar tidak punya alasan untuk tidak bangga dengan negara Beasiswa Pengajuan Beasiswa Prestasi Award Pembayarana sudah ada sejak lama dalam masyarakat Indonesia. Ini dikonfirmasi oleh fakta bahwa ada teater tradisional di seluruh negeri. Dari teater rakyat seperti Ketoprak hingga teater modern, bentuk pertunjukan kesenian ini mengakar dan memiliki bentuk yang berbeda-beda yang menyesuaikan dengan keragaman budaya ada beberapa pertunjukan teater buatan Indonesia yang diundang pentas di negara tetangga, salah satunya Matah Ati. Matah ati adalah teater musikal yang ditulis dan disutradarai oleh Bandoro Raden Ayu Atilah Soeryadjaya. Pertunjukan ini bercerita tentang seorang gadis desa bernama Rubiyah yang menarik perhatian para bangsawan keraton, Raden Mas Said, dan perjuangan mereka dalam perang melawan tentara Belanda. Pagelaran seni yang berdurasi 90 menit ini menampilkan budaya dan tradisi Keraton Mangkunegara melalui tari dan lagu klasik berbahasa Jawa. Setelah mendapat pujian atas konsernya di Solo dan Jakarta pada 2015, Matah Ati juga diundang untuk tampil di gedung Esplanade, Singapura, dan di Istana Budaya, Teater Anak Sedunia diadakan di Lingen, Jerman. Namun, karena tidak mendapat visa, tim Teater Nasional harus membatalkan Kebudayaan kundha Kabudayan Daerah Istimewa YogyakartaMusikal Laskar Pelangi MLP juga masuk dalam kategori pertunjukan teater Indonesia yang pernah dipentaskan di luar negeri. Pertunjukan yang diangkat dari novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata ini menjadi salah satu yang bertanggung jawab atas perkembangan teater musikal Indonesia yang mendadak di tahun 2011. Dengan memperkenalkan nama-nama seperti Mira Lesmana, Riri Riza, dan Jay Subiakto, MLP berhasil mendapatkan orang Jakarta tertarik dengan seni teater musikal, hingga akhirnya ia diminta menyanyi di gedung Esplanade, judul teater musikal di atas menjadi bukti bahwa tingkat seninya tidak kalah dengan pertunjukan standar internasional. Kami berharap dengan ini, seni teater Indonesia semakin maju dan bersaing dengan seni teater dari negara lain Setiap tahun, beberapa siswa Indonesia belajar di Jepang. Salah satu tujuan studi yang paling diminati adalah “saudara kembar” Yogyakarta, Kyoto. Kali ini, Haryanto Direktur Konten Asia, Timur Tengah & Afrika berkesempatan mewawancarai Bram, Ketua PPI Kyoto-Shiga, yang juga mahasiswa doktoral di Kyoto University. Dalam artikel ini, Bram alias “Itonk”, berbagi pengalamannya mengenalkan budaya Indonesia di negeri Bramantyo Wikantyoso. Saya anak bungsu dari 3 bersaudara. Ayah dan ibu saya pensiunan PNS di Kabupaten Purworejo. Di tahun 90-an, ayah saya berkesempatan melanjutkan studi masternya di International University of Japan IUJ, Niigata, Jepang. Saya ingat dengan jelas momen ketika kami berempat mengantar ayah kami pergi ke Jepang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Saat pulang kampung, banyak cerita tentang Jepang yang masuk ke telinganya. Selain memutarkan lagu jawa dan keroncong setiap minggu pagi, andalah yang memperkenalkan sedikit budaya jepang kepada keluarga kami, seperti, Bonsai, drama Jepang Oshin, bahkan cerita tentang Jepang dan musim dinginnya. Penghargaan untuk Jepang dan budayanya telah memberi saya dan keluarga saya hubungan tidak langsung ke Seni Budaya Indonesia Yang Pernah Di Mainkan Di Luar NegeriSingkat kata, setelah lulus dari Fakultas Biologi UGM saya mendapatkan pengalaman bekerja di sebuah perusahaanSwasta sebelum melanjutkan bekerja dan belajar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI. Di lembaga ini, saya bertemu dan belajar banyak dari para senior yang akhirnya memberi saya kesempatan untuk melanjutkan studi dan pergi ke Jepang. Dan waktu itu, bapak ibu kembali ke Jakarta untuk ikut saya pergi ke Jepang di bandara yang sama tempat ayah saya pergi di tahun 90-an. Tentunya momen ini sangat menambah semangat saya untuk bisa mengikuti jejak kalian. Saat ini saya sedang menempuh studi doktoral di Graduate School of Agriculture, RISH, Kyoto University, setelah menyelesaikan studi master 2020 di universitas yang September 2019, saya mendapat mandat dari “warga negara” Indonesia di Kyoto dan Shiga untuk menjadi Ketua Persatuan Pelajar Indonesia dengan wilayah koordinasi di Prefektur Kyoto dan Shiga PPI-KS. Dalam upaya memperkenalkan budaya Indonesia, kami selalu mengajak teman-teman untuk dapat membuka diri dengan menjalin silaturahmi dan berteman dengan teman-teman Jepang yang tergabung dalam Japan Friendship Association- Indonesia APJI. Hubungan baik dengan masyarakat ini dimulai oleh para senior kami di PPI Kyoto-Shiga dan tugas kami untuk membina hubungan baik salah satu Band Indie Yogyakarta “Everyday” saat bermain musik di Candi Borobudur 2012. Sumber Foto Pribadi, Bramantyo Pidato Tentang Kebudayaan mencintai Budaya IndonesiaSelama kuliah di Yogyakarta, saya juga berkesempatan untuk belajar tentang budaya komunitas musisi di kota yang dikenal dengan sebutan ituDari Kyoto. Dari seniman-seniman senior di Yogya, saya mengenal istilah “kenali akarmu, kenali budayamu, kembangkan musikmu”. Saat itu saya punya pengalaman menarik untuk dilakukanLagu daerah “Gambang Suling” ciptaan Ki Narto Sabdo penuh dengan pertunjukan musik modern oleh salah satu grup musikYang dikaitkan dengan irama kendang Kuda Lumping di salah satu album kompilasi. Ilmu ini saya bawa ke Jepang dan tentunya saya bangga memperkenalkannya kepada teman-teman Indonesia dan Jepang saat saya berbincang satu sama Budaya Indonesia Pentas Di Luar NegeriPPI Kyoto-Shiga merupakan himpunan mahasiswa yang berada di garda terdepan dalam merepresentasikan budaya Indonesia di luar negeri, khususnya di Jepang. Dalam kegiatannya, PPI Kyoto-Shiga telah berkontribusi dalam upaya penyebaran budaya Indonesia di “mata dunia”. Salah satu kegiatan dua tahunan tersebut adalah pertunjukan budaya bertajuk Indonesia Night. Indonesia Night telah diselenggarakan di Kyoto sejak tahun 1991 dan berlanjut hingga sekarang. Banyak budaya Indonesia yang diperkenalkan seperti Pernikahan Adat Jawa 1991, Pasar Budaya 1995, cerita lokal “Malin Kundang” 2017, dan budaya minum kopi dan teh hijau antara Indonesia dan Jepang melalui pementasan drama. , memperkenalkan pakaian adat dan seni pertunjukan Indonesia 2019. Pameran ini tidak hanya melibatkan masyarakat Indonesia, tetapi juga masyarakat internasional sebagai budaya “Malam Indonesia” tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga Komunitas Internasional. Sumber Indonesia Night 2019 – PPI dengan teman-teman dari Jepang APJI, PPI Kyoto-Shiga melakukan kegiatan bersama berupa pembelajaran alat musik angklung. Sudah berkali-kali tim Angklung tampil dengan membawakan lagu tradisional Indonesia atau lagu Jepang yang dinyanyikan dengan alat musik tradisional. PPI Kyoto-Shiga
*Bahan Ajar Perspektif GlobalB. Jenis Budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam Misi Kebudayaan Internasional1. Jenis Budaya Indonesia Kebudayaan Indonesia dapat diartikan sebagai seluruh kebudayaan lokal yang telah ada sebelum terbentuknya bangsa Indonesia pada tahun 1945. Termasuk juga kebudayaan lokal yang berasal dari suku-suku bangsa Indonesia. Kebudaan Indonesia yang beraneka ragam pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Yionghoa, kebudayaan Arab, kebudayaan India, Kategori Tradisional- Tarian daerah- Lagu daerah- Musik daerah- Alat Musik daerah- Gambar/Tulisan- Patung- Kain- Suara- Sastra- Makanan/Minumanb. Kategori Modern- Musik Pop d’Masive, kangen Band, Peterpan, Ungu, dll- Musik Dangdut Rhoma Irama, Ike Nurjanah- Film Indonesia Daun Diatas Bantal, Laskar Pelangi- Sastra Pujangga baru2. Misi Kebudayaan Internasional Globalisasi mempengaruhi hamper semua bidang yang ada di masyarakat, termasuk bidang sosial budaya. Awal mula persebaran budaya di dunia dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa barat ke berbagai tempat di dunia. Perkembangan globalisasi kebudayaan sendiri terjadi pada abad ke-20 seiring dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan. Hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi Contoh tim kesenian Indonesia yang pernah tampil dalam rangka misi kebudayaan internasional - Kelompok kesenian Bougenville yang berasal dari Kalimantan Barat, diundang ke Madrid Spanyol untuk mengikuti festifal Asia Th 2003- Tim kesenian Sumatera Selatan dalam acara Festifal Gendang Nusantara di Tim kesenian Nanglang Danasih, tampil di Roma Italia dalam rangka festival seni Tim kesenian Bali mempertunjukkan sendratari Ramayana dalam Festival kesenian Kebudayaan Internasional di india, dll. b. Manfaat Misi kesenian Indonesia di Luar negeri - Dapat memperkenalkan kebudayaan Indonesia yang beraneka ragam kepada dunia Internasional sehingga mampu menarik wisatawan asing untuk mengunjungi Meningkatkan kerjasama yang baik dengan luar negeri dibidang Meningkatkan kerukunan antar bangsa lain. Related Post
Foto MaulanaSaat mengunjungi saudara atau kerabat yang jauh, entah itu di daerah atau bahkan di luar negeri sekali pun, membawakan oleh-oleh adalah budaya yang biasa dilakukan oleh orang Indonesia. Mulai dari makanan hingga pernak-pernik khas yang jarang ditemukan ditempat lain. Benda-benda tersebut bisa dijadikan rekomendasi untuk diberikan kepada saudara atau kerabata kita yang tinggal jauh dari kita. Berikut oleh-oleh khas yang biasa dan wajib dibawakan ketika akan mengunjungi saudara atau mendengar kata batik, pasti erat kaitannya dengan Indonesia, apalagi setelah UNESCO mengumumkan bahwa batik menjadi warisan budaya yang berasal dari Indonesia. Nah, untuk memperoleh batik yang bagus perlu kita melihat beberapa aspek, agar nantinya saudara atau kerabat yang kita berikan oleh-oleh batik ini merasa senang. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah jenis batik, apakah itu batik tulis atau pun batik cap. Kedua, bahan yang digunakan untuk kain batiknya, bahan yang bagus biasanya berbahan salah satu seni pertunjukan yang dikenal hingga mancanegara, wayang sangat digemari dan banyak dicari wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara. Wayang khas Indonesia mempunyai ragam dan bentuk seperti wayang kulit, wayang golek, dan memang tidak kurang untuk hal seniman, salah satu yang dihasilkan ialah pahatan kayu. Karya senin yang satu ini juga cukup populer dikalangan wisatawan. Hampir semua daerah di Indonesia mempunyai seni pahatan kayu dengan ciri dan jenis masing-masing. Beberapa diantaranya pahatan kayu dari Jawa, Madura hingga Papua, Pahatan kayu ini dijual dengan berbagai variasi. Harganya pun demikian, dari ratusan ribu hingga jutaan mainan dari Indonesia juga tak kalah populer, jenis miniatur mulai dari becak, delman, alat musik dan masih banyak lainnya. Hal yang menjadikan oleh-oleh khas Indonesia ini populer ialah dilihat dari bentuk yang unik, menarik dan memiliki nilai estetik yang tinggi. Dalam pembuataannya, miniatur mainan ini biasanya berbahan alumunium dan kayu. Untuk harganya pun bervariasi tergantung tingkat kesulitan dalam pembuatannya, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan saja aksesoris berupa perhiasan etnik yang dibuat dari rangkaian manik-manik yang indah dan juga kerajinan peraknya yang tidak kalah menawan. Selain itu, aksesoris berupa selendang ataupun syal dari kain tenun khas lombok dan daerah lain di Nusa Tenggara juga dapat dijadikan sebagai pilihan untuk atau Makanan RinganSelain karya seni dan kerajinan, Indonesia juga memiliki makanan ringan atau cemilan yang khas yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk saudara atau kerabata. Beberapa cemilan yang bisa dijadikan oleh-oleh diantaranya dodol garut, tempe keripik, bakpia pathok dan masih banyak lainnya yang menjadi makanan khas dari berbagai daerah di sejak jaman dahulu Indonesia dikenal sebagai penghasil kopi, tak heran jika kopi masuk dalam daftar oleh-oleh yang wajib untuk dibawa ketika mengunjungi saudara atau kerabat. Adapun kopi khas Indonesia yang cukup fenomenal ialah kopi luwak yang dikenal hingga penjuru dunia. Beberapa daerah di Indonesia yang dikenal sebagai penghasil kopi ialah Sumatera, Jawa hingga Papua. Untuk dijadikan oleh-oleh tergantung varian dan jenis kopi yang sesuai dengan lidah bisa dipungkiri dengan kondisi geografis Indonesia yang dikelilingi pegunungan membuat tembakau yang menjadi bahan utama pembuatan rokok tumbuh dengan subur. Pembuatan rokok khas Indonesia yang dibuat secara manual membuat cita rasa khas yang tidak didapatkan di negara kebanyakan orang Indonesia menyantap sebuah makanan kurang lengkap rasanya jika tidak ditemani pedasnya sambal, maka dari itu sambal bisa dijadikan alternatif oleh-oleh khas untuk diberikan untuk saudara atau kerabata. Jenis sambal nusantara pun cukup beragam, mulai dari sambal terasi, sambal korek, sambal dabu-dabu, dan masih banyak jenis sambal yang lainnya. Untuk masalah harga tidak perlu dikhawatirkan karena sangat terjangkau tergantung jenis dan si yang tidak mengenal mie instan dari Indonesia, mie instan dijadikan oleh-oleh ke luar negeri rasanya memang cukup aneh. Faktanya, penggemar mie instan khas Indonesia tersebar hingga seluruh penjuru negara di dunia. Untuk varian rasanya juga beragam tergantung selera jika akan dijadikan oleh-oleh. Harganya pun sangat terjangkau hanya cukup mengeluarkan ribuan hingga puluhan ribu sudah mendapatkan mie instan sesuai oleh-oleh di atas hanyalah sebagian kecil dari banyaknya ragam menu masakan dan karya seni yang ada di Indonesia. Jadi, mau membawa oleh-oleh apa untuk saudara atau kerabat?
jenis budaya indonesia yang pernah tampil di luar negeri adalah